Zinedine Zidane Enggan Kembali ke Bernabeu

Zinedine Zidane diklaim enggan untuk kembali ke Estadio Santiago Bernabeu. Real Madrid secara resmi memang diketahui sudah memecat Julen Lopetegui pada Selasa 30 Oktober 2018 dini hari WIB. Setelah memecat Lopetegui, Los Blancos – yang merupakan julukan popular untuk Madrid – resmi menunjuk Santiago Solari sebagai pelatih sementara. Berdasarkan kabar yang dimuat oleh Marca sebelumnya, peramu taktik berumur 42 taun tersebut bakal ditunjuk sebagai caretaker hingga akhir musim. Namun berdasarkan pemberitaan yang dimuat oleh Calciomercato, sebelum menunjuk Solari pada akhirnya, pihak manajemen Madrid coba mendekati mantan pelatih mereka, Zinedine Zidane. Pihak manajemen klub diklaim sudah meminta Zizou –sapaan akrab Zidane– kembali melatih Madrid, seperti yang pernah dilakukannya dalam kurun 2016-2018. Selain manajemen, pemain-pemain senior Madrid seperti Sergio Ramos dan Marcelo Vieira juga meminta Zidane untuk kembali mengabdi di Santiago Bernabeu.

Namun, pesepak bola legendaris asal Prancis itu justru menolak mentah – mentah untuk melanjutkan masa bulan madu bersama Madrid. Alih-alih kembali menangani Madrid, pelatih asal Prancis itu memilih beristirahat untuk sementara waktu. Jika ditelusuri, tentu saja ada alasan pasti yang menyebabkan Zidane menolak tawaran Madrid. Pasalnya pria berumur 46 tahun itu mengintip peluang untuk menangani Juventus di musim 2019 – 2020. Menurut Calciomercato, arsitek Juventus saat ini yaitu Massimiliano Allegri kemungkinan besar akan menangani Manchester United mulai musim depan. Posisi pelatih yang lowong di tubuh Juventus itu nantinya akan ditempati Zidane. Sementara itu, bila kita berbicara mengenai Zidane sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia sekarang ini, sepertinya hal tersebut tidak bisa disetujui oleh semua orang.

Di mana pesepakbola legenda asal Italia, Gianluca Vialli baru saja mengungkapkan rasa tidak setujunya apabila pelatih bernama panjang Zinedine Yazid Zidane tersebut dikatakan sebagai pelatih terbaik di dunia saat ini. Alih-alih menunjuk Zidane sebagai yang terbaik, Vialli lebih setuju pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, yang menyandang status tersebut. Seperti yang diketahui, nama Zidane sendiri memang sering kali dikabarkan bakal kembali ke Juventus. Di mana The Old Lady sendiri merupakan klub yang sempat dibela sebagai pemain dalam kurun 1996 – 2001 silam. Bila tidak sebagai CEO, Zizou – sapaan akrab Zidane – akan diplot sebagai pelatih. Jika Zidane datang, otomatis Allegri akan terpental. Allegri memang sukses besar dalam empat musim awal menangani Juventus, namun juru taktik yang sudah memasuki usia 52 tahun itu belum menghadirkan trofi Liga Champions bagi Bianconeri –julukan Juventus.

Bicara soal Liga Champions, Zidane sendiri memang tercatat sudah tiga kali memenanginya dalam kapasitasnya sebagai pelatih, tepatnya saat menangani Madrid. Meski begitu, deretan trofi si Kuping Besar yang dimenangi Zidane tidak membuat Vialli berpikiran pelatih 46 tahun itu lebih baik daripada Max Allegri sendiri. Ia memang tidak memungkiri jika sedianya Zizou sangat layak untuk diberikan pujian besar atas apa yang sudah dilakukan olehnya selama ini bersama dengan El Real. Akan tetapi bila berbicara lebih ke penilaian pribadinya, ia memang lebih suka melihat proses pendekatan yang dilakukan Allegri kepada para pemain didikannya di dalam skuad selama ini. Sementara itu, kontrak Allegri bersama Juventus masih tersisa hingga 30 Juni 2020. Andai Zidane menangani Juventus musim depan, Allegri harus rela terdepak. Kira – kira klub manakah yang akan menjadi tempat berlabuh berikutnya untuk mantan juru strategi AC Milan itu?

Baca Juga :

RSS News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2017 Taruhan Online | Agen Sbobet | Agen Judi | Agen Casino | Bandar Bola | Judi Bola All Rights Reserved. Frontier Theme